Macam-Macam Strategi Pemasaran Online yang Membuat Produk Laris Manis

Macam-macam strategi pemasaran produk secara online yang mampu meningkatkan omset hingga jutaan rupiah dan membuat produk menjadi laris di pasaran

Macam Macam Strategi Pemasaran Online

Dari hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) untuk periode 2019 - kuartal II tahun 2020, pengguna internet di Indonesia mencapai 196,7 juta jiwa. Dan jumlah ini meningkat 8,9% dibandingkan dengan periode tahun 2018.

Melihat besarnya pengguna internet di Indonesia, pemilik produk juga bisa memikirkan untuk memasarkan produk - produknya melalui cara online. Oleh karena itu, diperlukan strategi pemasaran online yang tepat agar produk dapat dikenal dan diterima oleh para netizen.

Penggunaan internet terbagi - bagi atas beberapa macam penggunaan. Sebagian pengguna internet lebih banyak menggunakan sosial media, website atau aplikasi - aplikasi dalam smartphone, seperti aplikasi e-commerce. Strategi pemasaran online bisa difokuskan pada salah satu penggunaan internet, misalnya hanya fokus di sosial media atau pada semua channel di internet.

Macam Macam Strategi Pemasaran Online

Sebelum kalian mengetahui apa saja macam-macam startegi pemasaran online, sebaiknya kalian pahami terlebih dahulu pengertian startegi pemasaran online. Sederhananya, strategi pemasaran online adalah strategi pemasaran produk ataupun jasa yang memanfaatkan media sosial dan internet. Nah, macam-macam strategi pemasaran online yaitu :

1. Sosial Media

Dengan pengguna internet 196 juta lebih, 160 juta di antaranya adalah pengguna sosial media aktif menurut laporan dari hootsuit tahun 2019. Keuntungan memasarkan produk di sosial media adalah adanya interaksi antara penjual dan pembeli. Apabila penjual bisa memanfaatkan interaksi ini dengan baik, akan terjalin loyalitas dari pembeli.

Sosial Media seperti Instagram dan Facebook paling banyak digunakan untuk pemasaran online dan bisnis kreatif lainnya. Bermacam - macam hal bisa dipasarkan melalui Instagram dan Facebook, dari produk barang, makanan hingga jasa. Bahkan untuk membuat personal branding, paling efektif juga menggunakan sosial media.

Untuk bisa meningkatkan penjualan melalui sosial media, hal pertama yang harus dilakukan adalah meningkatkan follower sosmed dari akun - akun sosial media lain. Karena apabila sebuah akun sosmed mengikuti akun sosmed seorang pemasar online, semua postingnya akan muncul di feed follower.

Beberapa cara untuk meningkatkan follower :

Strategi Pemasaran Online Lewat Sosial Media

  • Membuat Kiriman (Posting) Sosial Media Secara Rutin
Membuat kiriman grafis yang menarik dan harus dengan rutin adalah cara utama untuk menambah jumlah follower secara organik. Kiriman harus dibuat dengan cara yang menarik, misalnya foto yang bagus, desain yang unik, tulisan yang lucu. Apabila kiriman menjadi viral, secara otomatis follower akan naik jumlahnya dengan drastis.

  • Memberi Hashtag yang Tepat

Berbeda dengan mesin pencarian Google, sosial media menggunakan hashtag untuk pencarian. Jadi harus dipastikan di setiap kiriman disisipkan hashtag yang sesuai. Hashtag yang paling baik adalah sesuai dengan tema kiriman dan masih tidak terlalu banyak penggunanya.

  • Ikuti Tren

Berinteraksi di sosial media, harus selalu tahu hal apa yang sedang tren. Tren bisa dari mana saja, seperti dari berita, kiriman pengguna, video atau foto yang viral dan sebagainya. Sebagai interaksi dengan follower, sebaiknya tahu apa yang sedang tren saat itu.

  • Beri Giveaway atau Buat Promo

Salah satu hal yang membuat orang tertarik untuk mengikuti akun tertentu adalah hadiah atau giveaway. Biasanya hadiah diberikan dengan persyaratan tertentu, misalnya mengikuti akun, mention akun atau melihat video kiriman hingga tuntas.

Membuat promosi pada saat - saat tertentu, misalnya saat harbolnas (Hari Belanja Online Nasional) atau hari besar seperti momen Idul Fitri, Natal dan tahun baru. Promosi bisa berupa diskon, gratis ongkos kirim atau yang mulai tren saat ini, dengan memberi cashback.

  • Iklan Sosial Media

Memanfaatkan iklan di sosial media sangat efektif untuk meningkatkan penjualan. Dengan syarat, bisa mengatur iklan dengan baik. Karena pengaturan iklan di sosial media cukup rumit. Bagi yang tidak terbiasa, akhirnya iklan menjadi tidak efektif dan hanya menghabiskan uang.

2. Marketplace

Salah satu tempat lain untuk menjual produk adalah melalui marketplace, seperti tokopedia, shopee, gojek atau grab. Untuk menjual melalui marketplace, bisa dikombinasikan dengan lewat sosial media. Di sosial media, bisa disertakan tautan toko di marketplace.

Agar penjualan di marketplace efektif, beberapa hal ini harus dilakukan :

Strategi Pemasaran Online Lewat Marketplace

  • Ketersediaan Barang

Harus selalu update tentang ketersediaan barang. Karena pembatalan order akan membuat reputasi toko menurun. Padahal yang diharapkan, reputasi toko naik.

  • Waktu Respon

Waktu respon adalah berapa lama, toko menjawab pertanyaan dari calon pembeli yang dikirim melalui aplikasi marketplace. Semakin lama waktu respon, akan menurunkan kepercayaan calon pembeli.

  • Kualitas Barang

Pengemasan yang rapi dan kualitas barang yang bagus akan membuat pembeli memberi ulasan yang baik. Bila produk yang dikirim rusak atau kemasan yang asal - asalan, pembeli bisa memberi ulasan bintang 1, yang artinya produk sangat tidak memuaskan. Pada akhirnya, reputasi toko juga terpengaruh.

  • Iklan

Marketplace juga menyediakan iklan berbayar. Sebaiknya untuk toko baru, memanfaatkan layanan iklan berbayar di marketplace hingga produk atau toko memiliki reputasi. Apabila reputasi sudah tinggi, produk akan selalu muncul di halaman pencarian marketplace yang paling atas.

Di marketplace manapun, reputasi sangat mempengaruhi algoritma pencarian. Jadi yang harus dilakukan pemilik produk adalah berusaha untuk meningkatkan reputasi toko atau produknya.

3. Website

Fungsi website pada produk bukan hanya untuk penjualan, tetapi juga branding nama produk. Apabila merk produk sangat dikenal dan dipercaya oleh masyarakat, produk apapun yang dikeluarkan oleh merk tersebut dapat dengan mudah diterima oleh masyarakat.

Agar website bisa menjadi efektif, beberapa hal ini bisa dilakukan :

  • SEO (Search Engine Optimizer)
Untuk pengenalan produk baru atau merk baru yang sama sekali belum dikenal, bisa memanfaatkan mesin pencarian, seperti Google. Dengan kata kunci tertentu yang mempunyai relasi dengan produk yang dipromosikan. Untuk itu diperlukan optimasi kata pencarian atau yang lebih dikenal dengan Search Engine Optimizer (SEO).

  • Iklan

Website bisa beriklan di mesin pencarian atau website lain yang sudah memiliki pengunjung yang banyak. Di mesin pencarian seperti Google, menyediakan iklan berbayar di hasil pencariannya. Pada hasil pencarian teratas atau terbawah di halaman terdepan, biasanya muncul hasil pencarian yang merupakan iklan.

Website - website yang mempunyai pengunjung besar juga banyak yang menyediakan jasa iklan berbayar. Iklan bisa berupa banner, tulisan singkat atau sebuah review produk.

Yang pasti, iklan dimanapun hanya efektif apabila bisa mengatur iklan sesuai dengan target market dan menarik.

Tags : macam-macam strategi pemasaran pdf, Strategi pemasaran online shop, Strategi pemasaran online shop Instagram

Baca Juga :

  1. To insert a code use <i rel="pre">code_here</i>
  2. To insert a quote use <b rel="quote">your_qoute</b>
  3. To insert a picture use <i rel="image">url_image_here</i>